engkau mengakar
mensulurkan perlahan
mencengkeraman menghisap
gelapkan selaksa harap
aku rapuh
pada apa yang tak kukira
berabu kerontang jiwa
pada purnama limabelas
saat mantra doa tak bernyawa
saat suara hanya dileher saja
jeratmu murka
benalu kuasa
aku
terhempas pada tipumu
Minggu, 06 Juni 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar